Subscribe:

Ads 468x60px

IndiHome Fiber Optik

Friday, December 11, 2015

Garuda Indonesia Perluas Layanan WiFi

IndiHome – Layanan Inflight Connectivity WiFi PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) akan diperluas ke rute domestik setelah berhasil dan sukses dilaksanakan di rute internasional. Akses WiFi di maskapai nasional tersebut terselenggara berkat kerjasama dengan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom).

“Ujicoba yang dilakukan di penerbangan internasional mendapat respon yang positif dari penumpang. Karena itu, Garuda akan memperluas layanan WiFi ke rute domestik,” jelas Direktur Niaga Garuda Indonesia, Handayani.

Layanan  Inflight Connectivity Garuda ada di armada Airbus 330 (A330)  dan B 777-300 ER, dengan penyedia akses WiFi, PT Telkom.

Garuda Indonesia memperkenalkan layanan Inflight Connectivity pertama kalinya pada 9 Juli 2013. Sesuai regulasi yang berlaku, koneksi WiFi hanya dapat digunakan pada saat pesawat berada di ketinggian di atas 10.000 kaki untuk aktivitas browsing internet, social network, e-mail dan instant messaging. Layanan tersebut tidak diperkenankan untuk diaktivasi dan digunakan pada saat pesawat dalam posisi taxi, take off, dan landing.

Layanan WiFi Garuda disediakan gratis untuk penumpang yang berada di kelas utama atau First Class. Sementara untuk penumpang di kelas lainnya dikenakan tarif berbayar dengan skema per jam atau selama perjalanan. Tarif per jam sekitar US$ 11,95, sedangkan  sekali perjalanan  US$ 21,95.

Untuk tarif layanan dari WiFi domestik akan dimodifikasi sesuai dengan jam terbang, karena lebih fleksibel lama penerbangannya, ada yang 30 menit atau sampai 4 jam. Sedangkan rute internasional ada yang untuk 6 jam, satu jam, hingga 24 jam.

Rencananya, layanan WiFi di pesawat Garuda untuk rute domestik terselenggara pada tahun 2016,terkait dengan kedatangan pesawat wide body pada bulan September 2015. Dan pada tahun 2016, Garuda akan kedatangan pesawat Narrow Body. “Semua perangkat teknis harus dipersiapkan secara sempurna agar pelayanan WiFi untuk rute domestik terselenggara,” pungkas Handayani.(sumber: www.indotelko.com/ijs)